• Jelajahi

    Copyright © Karawang Channel
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Kerap Konsumsi Junk Food, Ini Penyakit yang Mengintai Gen Z

    Kamis, 02 Juli 2026

    Kepala Puskesmas Wanakerta, Veronica Maulana. Foto : Amanda Dilah Hawani



    KARAWANG, Karawangchannel.com – Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya berbagai masalah kesehatan pada Generasi Z. Mulai dari obesitas, anemia hingga penyakit degeneratif kini mengintai usia muda akibat pola makan yang tidak seimbang.


    Kepala Puskesmas Wanakerta, Veronica Maulana, mengatakan perubahan gaya hidup membuat banyak remaja lebih memilih makanan praktis yang tinggi gula, garam, dan lemak dibandingkan makanan bergizi seperti sayur, buah, dan protein.


    “Obesitas sekarang sudah menjadi isu nasional. Pola makan masyarakat sudah bergeser seiring perkembangan teknologi. Banyak remaja lebih sering mengonsumsi karbohidrat dan makanan cepat saji, padahal dalam pedoman Isi Piringku, setengah porsi seharusnya terdiri dari sayur dan buah, seperempat protein, dan seperempat karbohidrat,” ujar Veronica Maulana, Kamis (2/7/2026).


    Menurut Veronica, pola makan yang tidak sehat dalam jangka panjang dapat memicu berbagai penyakit. Selain obesitas, remaja juga berisiko mengalami anemia, gangguan pencernaan, hingga penumpukan lemak viseral yang menjadi pemicu berbagai penyakit tidak menular.


    “Kalau pola makan tidak dijaga, tubuh akan kekurangan nutrisi. Dampaknya bukan hanya berat badan bertambah, tetapi juga bisa menyebabkan anemia, gangguan pencernaan, penumpukan lemak viseral, tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, bahkan meningkatkan risiko penyakit degeneratif di usia muda,” katanya.


    Ia menjelaskan, penerapan gizi seimbang harus disesuaikan dengan kebutuhan kalori masing-masing individu. Masyarakat juga diimbau menjadikan pedoman Isi Piringku sebagai acuan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian, bukan sekadar makan hingga kenyang.


    Veronica menilai rendahnya kesadaran Generasi Z terhadap pola makan sehat tidak terlepas dari pengaruh lingkungan keluarga dan perubahan gaya hidup. Kebiasaan mengonsumsi makanan instan dan minim gizi membuat remaja cenderung mengabaikan kebutuhan nutrisi tubuh.


    “Anak-anak sekarang harus mulai membiasakan memilih makanan yang sehat. Jangan terlalu sering mengonsumsi junk food hanya karena praktis atau mengikuti tren. Tubuh tetap membutuhkan gizi seimbang agar bisa tumbuh sehat dan produktif,” ujarnya.


    Selain menjaga pola makan, Veronica mengajak Generasi Z untuk rutin beraktivitas fisik, mencukupi waktu istirahat, serta memperbanyak konsumsi air putih sebagai bagian dari pola hidup sehat.


    “Mulailah menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Perbanyak makan sayur, buah, dan protein, kurangi makanan cepat saji, rajin berolahraga, serta istirahat yang cukup. Kebiasaan baik hari ini akan menentukan kesehatan di masa depan,” tutupnya. (Amanda Dilah Hawani/mg)

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Update