• Jelajahi

    Copyright © Karawang Channel
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Kolaborasi Disnakertrans, Nestlé dan UPI Sukses, 16 Peserta Magang Bersertifikat BNSP

    Jumat, 07 Agustus 2026




    KARAWANG, Karawangchannel.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang menyerahkan sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada 16 peserta program pemagangan hasil kolaborasi dengan PT Nestlé Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Jumat,(7/8/2026).


    Ke-16 peserta tersebut dinyatakan kompeten setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan pemagangan berbasis kebutuhan industri.


    Dari jumlah tersebut, tiga peserta bahkan langsung mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan mitra. Penyerapan tenaga kerja tersebut menjadi salah satu indikator bahwa program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk masuk ke dunia industri.


    Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Hj. Rosmalia, mengatakan sertifikat kompetensi BNSP menjadi modal penting bagi para peserta dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.


    “Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan kelulusan 16 peserta pemagangan ini. Sertifikat kompetensi BNSP bukan sekadar lembar kertas, tetapi menjadi pengakuan bahwa mereka memiliki kompetensi dan daya saing untuk masuk ke dunia industri,” ujar Rosmalia.


    Menurutnya, keberhasilan tiga peserta yang langsung diterima bekerja menunjukkan adanya kesesuaian antara materi pelatihan dengan kebutuhan perusahaan.


    “Ini membuktikan bahwa kurikulum pelatihan yang dijalankan bersama PT Nestlé dan UPI Bandung benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” katanya.


    Rosmalia berharap sertifikat yang diterima para peserta dapat menjadi bekal untuk memperluas peluang kerja maupun mengembangkan karier di masa mendatang.


    “Kami berharap sertifikat ini menjadi bekal berharga bagi para lulusan lainnya untuk mengembangkan karier dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” ucapnya.


    Ia menegaskan, Pemkab Karawang melalui Disnakertrans akan terus mendorong program peningkatan kompetensi tenaga kerja yang melibatkan dunia industri dan lembaga pendidikan.


    “Program seperti ini akan terus kami dorong. Targetnya bukan hanya mencetak tenaga kerja yang terampil, tetapi juga tenaga kerja Karawang yang kompeten, bersertifikat, dan siap memenuhi kebutuhan industri,” tegas Rosmalia.


    Kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat Karawang terhadap kesempatan kerja.


    Disnakertrans Karawang berharap pola pemagangan berbasis industri tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak pencari kerja lokal memperoleh pengalaman, sertifikasi kompetensi, dan peluang untuk terserap di dunia kerja.


    “Kami ingin semakin banyak anak-anak Karawang yang tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi dan kesempatan untuk langsung masuk ke dunia kerja. Sinergi dengan industri dan perguruan tinggi akan terus kami perkuat,” pungkas Rosmalia.

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Update