![]() |
| HUT RI di SMPN 3 Klari Meriah, Guru Turun Jadi Petugas Upacara hingga Ikut Lomba Mancing. Foto: Istimewa |
KARAWANG, Karawangchannel.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMPN 3 Klari, Kabupaten Karawang, berlangsung meriah. Tak hanya siswa, para guru juga ikut turun langsung dalam berbagai kegiatan, mulai dari menjadi petugas upacara hingga mengikuti lomba mancing.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin (17/8/2026) hingga Rabu (19/8/2026). Sebanyak 10 siswa bersama perwakilan guru SMPN 3 Klari mengikuti upacara HUT RI di Kantor Kecamatan Klari.
Sementara warga sekolah lainnya menggelar upacara bendera di lingkungan SMPN 3 Klari. Menariknya, petugas dalam upacara tersebut seluruhnya berasal dari kalangan guru.
Kemeriahan berlanjut pada Selasa (18/8/2026) melalui berbagai perlombaan hiburan yang melibatkan siswa dan guru. Suasana sekolah pun berubah menjadi lebih santai dan penuh kebersamaan.
Tak kalah menarik, pada Rabu sore (19/8/2026), giliran para guru yang beradu keberuntungan dalam lomba mancing mania.
Kepala SMPN 3 Klari, Muslih Hidayat, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut sengaja dibuat dengan melibatkan seluruh warga sekolah agar peringatan HUT RI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
"Semangat kemerdekaan harus dirasakan bersama. Karena itu, bukan hanya siswa, guru juga ikut terlibat dalam setiap kegiatan," ujar Muslih, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan tersebut juga menjadi contoh bagi siswa bahwa memperingati kemerdekaan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi tetap penuh makna.
"Guru menjadi petugas upacara, kemudian ikut berbagai kegiatan bersama siswa. Ini menjadi cara kami membangun kekompakan dan kebersamaan di lingkungan sekolah," katanya.
Muslih berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama perayaan HUT RI dapat terus terbawa dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
"Yang paling penting bukan soal siapa yang menang atau kalah dalam perlombaan, tetapi bagaimana semangat persaudaraan, kekompakan dan gotong royong itu tetap terjaga," pungkasnya. (Red)
