• Jelajahi

    Copyright © Karawang Channel
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Langkah Hemat Energi Karawang, Bupati Naik Mobil Listrik dan Sekda Naik Motor

    Senin, 30 Maret 2026



    KARAWANG, Karawangchannel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mulai menggenjot langkah penghematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), melalui skema kerja dan kebiasaan baru aparatur sipil negara (ASN). 


    Penerapan hemat energi tersebut dicontohkan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh yang memilih menggunakan mobil listrik pribadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Asep Aang Rahmatullah menggunakan sepeda motor ke kantor.


    Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Karawang dalam menekan konsumsi BBM, termasuk melalui opsi work from home (WFH) yang tengah disiapkan.


    Sekda Karawang Asep Aang Rahmatullah mengatakan, langkah penghematan energi sudah mulai diterapkan dari hal sederhana, seperti pemilihan moda transportasi harian ASN.


    “Pak Bupati menggunakan mobil listrik, sementara saya menyesuaikan dengan jarak rumah ke kantor, sekitar 9 kilometer, jadi pakai motor,” ujar Aang di Kantor Pemkab Karawang, Selasa (31/3/2026).


    Menurutnya, penggunaan kendaraan pribadi yang lebih hemat menjadi salah satu cara efektif mengurangi konsumsi BBM. Ia mengaku, penggunaan motor jauh lebih irit dibanding mobil.


    “Kalau pakai mobil bisa habis sekitar 5 liter bensin, kalau motor hanya sekitar 1 liter. Ini tentu lebih hemat,” katanya.


    Selain perubahan moda transportasi, Pemkab Karawang juga menyiapkan kebijakan lain, seperti mendorong ASN yang tinggal dekat kantor untuk menggunakan sepeda, serta mengatur penggunaan mobil dinas secara kolektif.


    Mobil dinas nantinya akan diparkir terpusat di Bale Indung Nyi Pager Asih dan hanya digunakan untuk kepentingan dinas tertentu, bahkan bisa dipakai bersama oleh beberapa pegawai.


    Tak hanya itu, skema WFH juga menjadi bagian penting dalam strategi efisiensi energi. ASN akan tetap bekerja secara produktif dari rumah dengan sistem digital yang terpantau secara real time, mulai dari absensi hingga laporan kinerja harian.


    Pemkab Karawang memperkirakan, kombinasi kebijakan ini mampu menghemat anggaran BBM hingga Rp700 juta sampai Rp1 miliar per bulan mulai April 2026.


    “Prinsipnya, pelayanan publik tetap berjalan optimal, tapi penggunaan energi bisa ditekan,” kata Aang.


    Sementara itu, Untuk memastikan disiplin kerja tetap terjaga, Pemkab Karawang telah menyusun alur kegiatan WFH yang wajib diikuti ASN, yakni:


    1. Absensi pagi melalui SIAP (hingga pukul 07.45 WIB)

    2. Morning briefing (07.45–08.15 WIB)

    3. Pelaksanaan tugas sesi I (08.15–12.00 WIB)

    4. Midday meeting / pengecekan siang (12.30–12.45 WIB)

    5. Pelaksanaan tugas sesi II (12.45–15.30 WIB)

    6. Closing meeting / laporan progres (15.30–15.45 WIB)

    7. Laporan aktivitas harian melalui SIAP (setelah 15.45 WIB)

    8. Absensi sore melalui SIAP (setelah 15.45 WIB)


    “Sesuai dengan arahan Pak Bupai, rutinitas WFH mulai dari absen pagi, briefing, kerja, sampai laporan sore, semuanya dipantau. Ini untuk memastikan WFH tetap produktif,” tukasnya.

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Update

    Lingkungan

    +