![]() |
| SMAN 5 Karawang, Foto : Rava Aqila Dermawanti |
KARAWANG, Karawangchannel.com – Antusiasme masyarakat untuk masuk ke jalur Sekolah Manusia Unggul (Sekolah Maung) di SMAN 5 Karawang membludak. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, sekitar 800 calon siswa bersaing memperebutkan hanya 384 kursi yang tersedia, sehingga hanya sekitar separuh pendaftar yang berhasil lolos.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Karawang, Hary Prasetyo, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap program Sekolah Maung yang menerapkan sistem seleksi berbasis prestasi.
“Antusiasme masyarakat tahun ini memang sangat tinggi. Ada sekitar 800 calon siswa yang mendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya 384 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar. Masing-masing rombel diisi 32 siswa,” ujar Hary.
Ia menjelaskan, seluruh peserta yang dinyatakan lolos telah melakukan daftar ulang pada 9–10 Juni 2026.
Menurut Hary, berbeda dengan SMA negeri pada umumnya, jalur Sekolah Maung tidak membuka penerimaan melalui jalur domisili (zonasi), afirmasi maupun Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM). Seluruh proses seleksi dilakukan murni berdasarkan prestasi.
“Di Sekolah Maung seluruh peserta bersaing melalui jalur prestasi. Tidak ada jalur zonasi ataupun afirmasi. Karena itu, proses seleksi benar-benar mengukur kemampuan akademik maupun prestasi yang dimiliki calon siswa,” katanya.
Seleksi dilakukan melalui tiga jalur, yakni Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CIBI) bagi calon siswa dengan IQ di atas 130, jalur akademik yang menggabungkan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta jalur nonakademik bagi siswa yang memiliki prestasi kejuaraan.
Untuk jalur nonakademik, kata Hary, persaingan juga tidak kalah ketat karena calon peserta minimal harus memiliki prestasi sebagai juara di tingkat provinsi.
Pelaksanaan SPMB Sekolah Maung sendiri digelar lebih awal dibandingkan sekolah reguler, yakni pada 25–29 Mei 2026. Penilaian dilakukan secara objektif melalui akumulasi nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik sehingga siswa yang diterima benar-benar sesuai dengan standar sekolah.
“Persaingan tahun ini sangat ketat karena standar seleksinya tinggi. Kami berharap siswa yang diterima benar-benar memiliki kemampuan akademik dan prestasi yang sesuai dengan karakter Sekolah Maung,” pungkasnya. (Rava Aqila Dermawanti)
