• Jelajahi

    Copyright © Karawang Channel
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    SMKN 3 Karawang Olah 34 Karung Daun Kering Jadi Pupuk Kompos

    Jumat, 25 September 2026

    SMKN 3 Karawang Olah 34 Karung Daun Kering Jadi Pupuk Kompos. Foto: Istimewa



    KARAWANG, Karawangchannel.com – SMKN 3 Karawang mulai mengolah sampah daun kering di lingkungan sekolah untuk dijadikan pupuk kompos. Sebanyak 34 karung sampah daun telah terkumpul dalam tahap awal program tersebut.


    Kepala SMKN 3 Karawang, Ade Mardiah Hayati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ekologi sekaligus upaya penanggulangan sampah di lingkungan sekolah.


    "Untuk tahap pertama sudah mengumpulkan sampah di dalam karung karena prosesnya harus 15 hari. Saat ini sudah terkumpul 34 karung," ujar Ade, Jumat (25/9/2026).


    Sampah daun kering yang sebelumnya menjadi limbah lingkungan sekolah kini dikumpulkan dan diproses untuk dijadikan kompos. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 15 hari sebelum hasilnya dapat dimanfaatkan.


    Kegiatan pengumpulan dan pengolahan sampah ini melibatkan siswa-siswi bersama para guru. Keterlibatan warga sekolah tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran mengenai pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan.


    Pengelolaan lingkungan di SMKN 3 Karawang juga dilakukan dengan memanfaatkan barang bekas. Salah satunya melalui penanaman pohon, bunga, sayuran hingga tanaman apotek hidup menggunakan media galon bekas.


    Pemanfaatan galon bekas tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mengurangi limbah sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan produktif.


    Ade menjelaskan, program tersebut tidak berhenti pada pengolahan daun kering. Ke depan, sekolah berencana melanjutkan pengelolaan terhadap jenis sampah organik lainnya yang dihasilkan dari aktivitas di lingkungan sekolah.


    "Jadi bukan hanya daun kering, ke depannya sampah organik lainnya juga akan kami coba olah. Harapannya, sampah yang ada di lingkungan sekolah bisa dimanfaatkan kembali dan tidak semuanya berakhir sebagai sampah yang dibuang," jelasnya.


    Menurutnya, keterlibatan siswa dan guru diharapkan dapat membangun kebiasaan memilah serta mengelola sampah sejak dari lingkungan sekolah.


    Selain mengurangi timbunan sampah, hasil pengolahan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan dan perawatan tanaman di lingkungan SMKN 3 Karawang.


    "Program ini menjadi salah satu langkah SMKN 3 Karawang dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis lingkungan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai pemanfaatan kembali sampah organik," tandasnya. (Gelar)

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Update

    Lingkungan

    +