Paslon Enak Tidak Ikut Sebagai Kontestan Pilkada Karawang 2020 -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Paslon Enak Tidak Ikut Sebagai Kontestan Pilkada Karawang 2020

Tuesday, July 28, 2020
KARAWANGCHANNEL - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dari jalur independen Endang-Asep Agustian atau lebih familiar disebut paslon Enak ini bersikap legowo setelah KPUD Karawang menyatakan tidak lolos Verifikasi Faktual (Verfak).

"Tingkat keseriusan Paslon ENAK untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2020 sudah maksimum," ungkap Asep Agustian kepada awak media, Selasa (28/07/2020).

Asep Agustian yang disapa akrab Askun ini mengakui pihaknya sebagai paslon sudah mengikuti berbagai tahapan Pilkada hingga KPU Karawang menyatakan jika Paslon ENAK tidak lolos Verfak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPU Karawang yang telah memberikan kesempatan Tapi hanya cukup sampai di tahapan Verfak. Semua aturan KPU kita jalankan sampai perbaikan dokumen dukungan,"terangnya.

Kendatipun demikian, kata Asep Agustian, pihaknya merasa kecewa karena persyaratan bagi independen di Pilkada tahun ini sangat berat dan rumit.

Pilkada 2020 ini, Paslon ENAK harus menyerahkan minimal persyaratan dukungan KTP sebanyak 108.548 dan tersebar di wilayah 16 kecamatan yang ada di Karawang.

Saat itu, Paslon ENAK sudah menyerahkan 108.148 dukungan KTP (6,5% dari daftar pemilih). Persoalannya, lanjutnya ketika terjadi perbaikan dokumen persyaratan, ruang lingkupnya dihadapkan dengan Pandemi Covid-19 yang membuat tim Paslon ENAK kesulitan saat mencari tambahan dukungan KTP warga. Sebab didalam aturannya cukup berat. Sedangkan ruang lingkupnya berbarengan dengan covid-19. Padahal saat daftar pertama, belum terjadi musibah covid-19.

"Kami sudah mengumpulkan dukungan KTP ini kurang lebih satu tahun. Tahapan pertama dimulai, kemudian distop karena ada corona. Lalu Mendagri langsung menetapkan 9 Desember Pilkada harus tetap jalan," terang Askun.

Setelah 14 hari Verfak selesai dilakukan, sambung Askun, Paslon ENAK dinyatakan hanya memenuhi 67.219 dukungan KTP. Sehingga masih ada kekurangan 40.929 dukungan KTP. Sehingga sesuai aturan dan mekanisme KPU, Paslon ENAK harus kembali memenuhi 81.858 dukungan KTP (dua kali lipat dari kekurangan 40.929). Persoalannya,  Paslon ENAK hanya diberikan waktu 3 hari untuk melakukan perbaikan dokumen dukungan KTP.

Bagaimana independen bisa mengumpulkan dukungan banyak dalam posisi seperti ini. Istilahnya ini kata Askun seperti pekerjaan Sangkuriang, harus bisa menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat.

"Siapapun  calon independen tidak akan tercapai. Karena kondisinya masih seperti ini,” tandas Askun.

Askun menegaskan Paslon ENAK tidak akan melakukan upaya hukum apapun, meski sudah dinyatakan tidak lolos Verfak, walaupun pihaknya sempat kecewa dengan pernyataan Komisioner Bawaslu Karawang yang menyampaikan temuan dokumen dukungan Verfak sebelum rapat pleno KPU Karawang digelar.

Diakui Askun, kendatipun tidak lolos verfak, pihaknya tidak tinggal diam. Pihaknya  akan memantau kinerja Bawaslu, terutama dalam penggunaan anggaran.

Askun berpesan, untuk para relawan dan simpatisan Paslon ENAK, bahwa para relawan dan simpatisan tidak boleh melakukan perbuatan apapun yang membuat in-kondusivitas Pilkada 2020. Meskipun Paslon ENAK tidak lolos Verfak KPU Karawang, namun pribadi Endang dan Asep Agustian akan tetap ada untuk para relawan dan simpatisannya.

“Meskipun independen gak ada di Pilkada 2020, tapi kami berdua tetap akan ada buat kalian. Tetap satu intruksi. Kita masih punya suara sebagai intan permata yang bisa menentukan nasib Karawang ke depan," tambah Askun. (Bob)