Fit and Propertes : Jimmy Soroti Kemiskinan dan Pengangguran -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Fit and Propertes : Jimmy Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

Wednesday, June 24, 2020
KARAWANGCHANNEL - Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (BAPPDA) Partai Gerindra melaksanakan fit and propertes bagi bakal calon Bupati Karawang berlangsung di kantor DPC Partai Gerindra Desa Klari Kecamatan Klari, Rabu (24/06/2020).

Sejumlah Bakal Calon Bupati yang datang mengikuti fit and propertest diantaranya Jimmy Jamakhsyari, Jenal Arifin, Daday Hudaya, Ajang Supandi dan Omon Sunarya. Diperkirakan masih ada lagi calon lainya yang akan datang.

Salah satu Bakal Calon Bupati Jimmy Ahmad Jamakhsyari dihadapan tim penguji saat pelaksanaan fit and propertest yang digelar Partai Gerindra, menyampaikan pandanganya jika terpilih jadi bupati utk menjalankan manifesto perjuangan gerindra, pihaknya menyoroti masalah kemiskinan dan pengangguran yang menjadi skala prioritas dalam kebijakanya nanti.

Hal itu didasari mengingat Kabupaten Karawang memiliki kemampuan potensi APBD mencapai 4.7 trilyun. Kemudian sebanyak 1586 perusahaan industri yang tersebar diberbagai kawasan. Selanjutnya Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi nasional dan memiliki kemampuan sumber migas yang luar biasa.

"Kami jabarkan ghirah APBD kita kemampuan belanja tidak langsung 60 persen dan belanja tidak lansung 40 persen, termasuk Rensta - RKA,"papar Kang Jimmy.

Dia merasa optimis dengan kemampuan potensi APBD dan ditopang dengan kekayaan alam Kabupaten Karawang yang dimilikinya akan berdampak sinergis untuk menuju perubahan secara signifikan. Kabupaten Karawang akan terbebas dari pengangguran dan kemiskinan.

Khususnya masalah kemiskinan dengan kemampuan potensi APBD sebesar 4.7 trilyun, apabila belanja langsung sebesar 40 persen yaitu sekitar 1.9 trilyun. Guna memutus mata rantai rentenir, sekitar 50 milyar dapat dikerjasamakan antara bupati dan pihak perbankan. Sehingga masyarakat bisa pinjam uang ke bank berkisar 1-5 juta tanpa jaminan dan hanya bermodalkan ktp saja.

Kemudian soal pengangguran, menurut kang Jimmy untuk mengatasi pengangguran setiap perusahaan diwajibkan untuk jadi bapa asuh bagi anak sekolah. Sebab di Kabupaten Karawang lulusan SLTA setiap tahunya sebanyak 28 ribu. Jadi hal ini pengertianya 30 ribu tiap tahun nya lulusan SLTA dapat bekerja.

"Sudah tentu masalah pengangguran dapat diatasi," imbuhnya. (BOB)