Satgas Corona Paparkan Perkembangan Covid-19 -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Satgas Corona Paparkan Perkembangan Covid-19

Sunday, March 29, 2020
KARAWANG - Satuan Tugas Gugus Depan Percepatan Penanganan Pandemik Covid 19 Kabupaten Karawang mengadakan konfrensi pers di Makodim 0604 Karawang Minggu pukul 19.00 WIB (29/03/2020).

Dalam konfrensi pers Plt.Kepala Dinas Kesehatan dr.Nurdin Hidayat mengatakan pihaknya melakulan  upaya penanganan dan pencegahan serta pengobatan  wabah virus  Covid-19 secara maksimal  terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien yang terpapar virus corona.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar jaga jarak dan tetap tinggal dirumah untuk keselamatan diri dan keluarga.

Disebutkan, tertanggal 29 maret 2020 kasus COVID 19 yang termasuk Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 818 orang. Pihaknya melakukan pemantauan selama 14 hari dan selesai dipantau sebanyak 391 orang. Selebihnya masih dipantau sebanyak 427 orang,

Sedangkan yang dinyatakan positif corona ada 7 orang dan semua masih dalam observasi pihak Dinas Kesehatan Karawang.
"Kita juga telah melakukan rapid test melalui pemeriksaan darah yaitu
dari 79 sample yang kami terima ada  6 orang positif mengidap Virus Corona,"papar Nurdin Hidayat.

Disampaikanya, penyebaran pandemik covid 19 sudah masuk ke 30 kecamatan wilayah Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan yang sama dr Fitrah Herdiana  menghimbau agar melakukan social distancing atau jaga jarak 1-1,5 meter, sering melakukan cuci tangan dengan sabun antiseptik. "Kami  akan berusaha semaksimal mungkin dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona ini." ucap dr. Fitrah

Sementara dalam konfrensi pers tersebut Satgas Corona tidak dapat memberikan Penjelasan tentang meninggalnya pejabat eselon III DA yang disinyalir terpapar virus corona. DA merupakan Kabid Pelatihan dan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang.

"Kami saat ini belum bisa memberikan kepastian. Tapi besok akan kita sampaikan soal meninggalnya almarhum DA,"imbuh dr. Nurdin. (Bob)