Musrenbang Kabupaten Karawang 2020 Gali Potensi Ekonomi Kreatif

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Musrenbang Kabupaten Karawang 2020 Gali Potensi Ekonomi Kreatif

Thursday, March 5, 2020
KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Musrenbang di Hotel Mercure Karawang Barat, Kamis (5/03/20).

Musrenbang kali ini fokus kepada kebijakan ekonomi kreatif dalam rangka menyusun RKPD tahun 2021 mendatang.

Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Jimmy Jamakhsyari,S.ag sepakat ekonomi kreatif menjadi pondasi dalam RKPJMD Pemerintah Daerah.

Dalam musrenbang tersebut dilaksanakan dialog dan paparan guna menggali potensi ekonomi kreatif dari berbagai sudut pandang.

Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar,SH mengemukakan dalam mengembangkan ekonomi kteatif pertama kali yang harus diluruskan adalah mindset masyarakat. Sebab selama ini ada sebuah mindset yang salah di masyarakat. Karena masyarakat masih melihat potensi industri lebih menjanjikan yaitu berharap besar terhadap anaknya agar setelah tamat sekolah dapat bekerja di perusahaan industri mengingat ribuan perusahaan industri ada di Kabupaten Karawang.

"Mindset sektor formil harus dirubah oleh Pemerintah Daerah." tutur Pendi Anwar.

Diuraikanya, Ekonomi Kreatif ini semestinya menjadi pondasi dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Menurut Pendi Anwar, guna menumbuhkan ekonomi kreatif, kultur masyarakat Karawang juga perlu dibina mulai dari memanajerial usaha yang dimilikinya sampai kepada pemasaran produksi.

Diakui Pendi Anwar, ada sejumlah perusahaan daerah yang dapat membantu masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Seperti aneka jasa dan petro gas.

Selain itu sektor pariwisata banyak menumbuhkan peluang ekonomi kreatif, namun untuk mengembangkan sektor pariwisata tersebut perlu bergandengan tangan dengan pihak investor.

Kemudian pihak Provinsi Jabar mencontohkan ekonomi Kreatif di Jawa Barat menjadi pelopor dan tidak bisa dipisahkan dengan potensi pariwisata.  Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah mengembangkan desa wisata, desa digital dan julukan desa lainya. Hal ini patut direalisasikan juga di Kabupaten Karawang.

Anggota DPRD Provinsi Jabar Ikhsanudin menyebutkan daya saing tidak lepas dari pengembangan ekonomi kreatif. Hal itu tergantung dari kebijakan pemerintah daerah. Jika sektor ekonomi kerakyatan, kesehatan dan pendidikan terpenuhi secara maksimal, tidak menutup kemungkinan Karawang menuju Baldatun Toyyibatun Warrabun Gafur.

Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana mengakui, dia bersama kang Jimmi tengah melaksanakan pemerataan pembangunan diberbagai pelosok desa. Seperti halnya pembangunan jembatan Walahar yang berasal dari anggaran multiuser sebesar 80 milyar.  Lokasi Walahar nantinya akan dijadikan destinasi wisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi kreatif. Hal lainya produk serabi di Rengasdengklok juga pihaknya akan membantu mengembangkan usaha kuliner tersebut. Salah satunya untuk mengakomodir produk usaha hadil karya masyarakat  Karawang, Rencana Rumah Dinas Bupati akan dijadikan pusat industri ekonomi kreatif bagi masyarakat.

Sementara acara dihadiri seluruh OPD Pemkab Karawang, sejumlah ASN Pemprov Jabar, sejumlah anggota DPRD Provinsi Jabar, anggota DPRD Karawang, elemen masyarakat dan unsur muspida. (Bob)