Petinggi King of The King Menyesal dan Minta Maaf -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Petinggi King of The King Menyesal dan Minta Maaf

Saturday, February 1, 2020
KARAWANG - Petinggi King of The King asal Karawang, Juanda terlihat lesu saat mendatangi kantor BKPSDM Karawang yang berlokasi di komplek Pemkab Karawang. Pemandangan ini sangat bertolak belakang dengan video viral Juanda yang berpidato dengan seragam ASN menjelaskan tentang klaim kelompoknya yang memiliki uang triliunan rupiah. Juanda seperti orang 'kalah perang' karena menanggung malu yang begitu hebat menjadi petinggi King of The King yang berujung pada masalah hukum.

Juanda (48), yang saat ini masih menyandang Kepala Seksi Kejahteraan Sosial, Kecamatan Banyusari ini akhirnya mengakui kesalahannya masuk menjadi anggota kelompok King of The King. Itu disampaikan langsung oleh Juanda dihadapan Bupati Karawang Cellica Nurachadiana saat ditemui diruangan Kepala BKPSDM, Asep Aang, usai menjalani pembinaan dari BKPSDM. Dihadapan Cellica, Juanda tertunduk malu menjelaskan kronologi saat dirinya bergabung dengan kelompok yang menghebohkan itu.

"Bupati ingin mendengar langsung dari Juanda alasan dia bergabung dalam komunitas itu karena statusnya masih ASN. Apalagi dia itukan menjabat sebagai Kasikesos Kecamatan Banyusari. Didepan bupati dia menyampaikan penyesalannya dan meminta maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Karawang atas perbuatannyan itu," kata Asep Aang, Minggu (2/2/20).

Bupati Cellica yang mendengar penuturan Juanda itu memberikan nasehat agar Juanda berfikir tentang nasib kariernya sebagai ASN. Terlebih lagi dia harus melihat keluarganya yang juga ikut terganggu akibat ulahnya itu. "Bupati memberikan gambaran resiko bergabung dengan kelompok seperti itu dan juga tentang istri dan anak-anaknya. Akhirnya Juanda menyatakan penyesalannya dan ingin kembali seperti semula," katanya.

Juanda memang menyatakan penyesalannya melalui surat pernyataan diatas meterai di kantor BKPSDM. Dia berjanji akan meninggalkan kelompoknya dan kembali fokus bekerja sebagai ASN. Kendati begitu Asep Aang mengatakan pembinaan terhadap Juanda masih terus dilakukan hingga Juanda dinyatakan benar-benar bebas. "Kita akan terus melakukan pengawasan dan memastikan Juanda sudah kembali seperti semula," katanya.  (FW).