Peduli Kemanusiaan, UBP Karawang Bantu Korban Banjir Desa Karangligar

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Peduli Kemanusiaan, UBP Karawang Bantu Korban Banjir Desa Karangligar

Saturday, February 29, 2020
Karawang - Organisasi Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang memberikan bantuan logistik berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako), kesehatan, dan membantu membersihkan rumah warga yang sudah surut dari banjir di Dusun Kampek dan Dusun Pangasinan Desa Karangligar. Bantuan tersebut di serahkan langsung kepada masyarakat yang terkena banjir, Sabtu (02/01/2020) pagi di lokasi kebanjiran.

Dijelaskan oleh Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan, Bapak Irjen Pol (Purn) H. Maman Mulya Karnama, Drs.,MM. Bantuan kemanusiaan ini tergerak langsung dari seluruh pimpinan organisasi mahasiswa yang ada di UBP Karawang, hal ini membuktikan bahwa mahasiswa UBP Karawang dan pihak lembaga Rektorat sangat peduli dengan adanya korban banjir dikabupaten karawang.

"hari ini saya turun langsung ke lokasi banjir di desa karangligar dusun kampek dan pengasinan menjawab segala bentuk nilai-nilai sisi kemanusiaan yang menggerakkan 150 mahasiswa tercangkup dalam organisasi mahasiswa UBP Karawang. Kami turun bukan semata-mata hanya sekadar memberikan bantuan tapi kami turun menjawab Keputusan Bupati Karawang Nomor: 360/Kep.234-Huk/2020 tentang penetapan status tanggap darurat bencana alam banjir, tanah longsor, dan puting beliung di Kabupaten Karawang." Katanya.

Berdasarkan pada aturan tersebut UBP selaku pihak perguruan tinggi menginisiasi bahwa aturan tersebut memanglah harus ditindak lanjut oleh seluruh stakeholder yang ada di kabupaten Karawang untuk ikut serta membantu saudara kita yang terkena bencana banjir.

Dikatakan juga oleh Wakil Presiden Mahasiswa, Rangga Wijaya bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan logistik tetapi sekaligus kami mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi dan Tugas Pokok Mahasiswa dalam bentuk analisis penyebab kebanjiran di desa karangligar yang akan ditindak lanjut kedepannya oleh organisator mahasiswa UBP Karawang.

"hari ini adalah hari dimana kami selaku mahasiswa UBP Karawang menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan khususnya di Kabupaten Karawang harus dapat ditindak lanjuti oleh seluruhnya elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Karawang maka dari itu semua kami mengajak untuk ikut serta berperan dalam membantu saudara kita yang terkena banjir khususnya di Kabupaten Karawang untuk sedikitnya meminimalkan permasalahan mereka yang terkena banjir." ungkapnya.

Dilanjutkannya, kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan pada Point Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya yaitu Pengabdian dan sekaligus mengimplementasikan dari pada tugas, pokok, dan fungsi mahasiswa sebagai Agent Of Change, Social Control, midle Class, dan Guardian Of Value. Selain itu juga UBP memberikan bantuan bukan semata-mata hanya sekedar bantuan logistik saja, tetapi kami sudah menganalisis dari hasil advokasi kami terhadap masyarakat yang terkena bencana banjir mulai dari keluh kesah dan faktor utama yang menjadi penyebab kebanjiran di desa ini.

Menurut Menteri Sosial Badan Eksekutif Mahasiswa UBP Karawang Rian Alfiana, bahwa organisasi mahasiswa UBP Karawang turun membantu korban bencana banjir berupa kesehatan, pakaian layak pakai, sembilan bahan pokok dan membantu membersihkan rumah warga yang sudah surut dari banjir.

"bantuan ini kami salurkan tidak hanya memberikan bantuan berupa logistik saja tetapi berupa tenaga dan pikiran pun kami kerahkan untuk membantu saudara kita yang terkena musibah seperti halnya dari organisasi mahasiswa farmasi memberikan bantuan melalui bidang kesehatan, organisasi mahasiswa lainnya memberikan logistik dan pakaian layak pakai, dengan melihat keadaan saat ini di kabupaten karawang, kami sebagai mahasiswa merasa sangat prihatin, maka dari itu kami mencoba memberikan apa yang di perlukan oleh warga, sesuai point ke 3 dalam Tri dharma perguruan tinggi, kami Mahasiswa UBP Karawang akan mengkuti dan mengawal keadaan masyarakat di Kab Karawang, setelah pelaksanaan kegiatan ini, harapan kami pada pemerintah daerah dapat mengantisipasi agar tidak terjadi kembali banjir selanjutnya disetiap musim penghujan. Ujarnya. (Tay)