Bupati Harus Tegur Kepala Dinas PUPR Karena Sulit Dihubungi Masyarakat

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Bupati Harus Tegur Kepala Dinas PUPR Karena Sulit Dihubungi Masyarakat

Thursday, February 13, 2020
KARAWANG - Bupati Karawang Cellica Nurachadiana diminta agar menegur keras Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dedi Achdiat karena bersikap ekslusif. Sejak memimpin Dinas PUPR dua bulan kebelakang, Dedi Achdiat sulit dihubungi masyarakat,  termasuk insan pers. Padahal penting bagi dinas PUPR untuk menyampaikan program kerja kepada masyarakat melalui pers atau media lainnya.

"Dia itu pejabat Karawang yang paling sulit dihubungi dan dicari keberadaannya. Padahal pejabat publik itu harus siap bertemu masyarakat termasuk pers. Yang terjadi sekarang ini malah dia menghilang dan sulit dihubungi, ini tidak benar. Makanya saya minta bupati mengevaluasi pejabatnya yang suka menghilang dari masyarajkat" kata praktisi hukum Asep Agustian, Jumat (14/2/20).

Menurut Asep Agustian, dia mengeluarkan statemen ini karena banyak masukan dari masyarakat seperti LSM dan wartawan yang kesulitan menghubungi Dedi Achdiat. Padahal mereka ingin mendapat informasi terkait pelaksanaan pembangunan dilingkungan PUPR untuk tahun 2020 ini. Namun Dedi Achdiat justru semakin sulit dihubungi setelah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR. "Pertanyaannya ada apa dia sampai menghilang dari masyarakat. Kalau tidak siap menjadi pejabat yang mundur saja daripada merepotkan." katanya.

Asep Agustian bersikap tegas untuk menegur pejabatnya agar mau berkomunikasi dengan masyarakat. Jika memang tidak mau, bupati harus mencopot karena itu bisa mengganggu jalannya pemerintahan. "Bagaimana mau menyelesaikan permasalahan dimasyarakat kalau ditemui saja sulit bahkan terkesan menghindar. Apalagi jabatan yang dipegangnya itu jabatan penting menyangkut hajat hidup orang banyak," tegasnya.   (FW)