Kerugian Banjir di Cilamaya Wetan Mencapai Rp. 540 Juta -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Kerugian Banjir di Cilamaya Wetan Mencapai Rp. 540 Juta

Saturday, January 11, 2020
KARAWANG - Kerugian akibat banjir di Kecamatan Cilamaya Wetan diperkirakan mencapai Rp. 540 juta. Diketahui banjir yang berlangsung sejak Jumat, (10/1) hingga Minggu (12/1) tersebut merendam setidaknya sebanyak 6.278 rumah dan 20.368 jiwa terdampak banjir. Dalam menangani hal tersebut Pemkab Karawang bersama Kodim 0604, Polres Karawang, serta relawan masih siaga membantu warga membersihkan rumahnya.

"Minggu dini hari tadi air sudah surut dan pengungsi juga sudah kembali kerumahnya masing-masing. Namun begitu hingga saat ini warga dibantu aparat pemerintah, TNI, dan Polres masih melakukan bersih-besih dilingkungannya. Kami harapkan warga tetap menjaga kewaspadaan kemungkinan terjadi kembali banjir besar seperti kemarin, dengan menempatkan barang-barang yang aman dari banjir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin, Minggu (12/1)

Menurut Yasin, dari data yang masuk sebanyak 6.278 rumah warga terendam banjir kini sudah surut dan masih dibersihkan akibat lumpur yang yang masih menempel dilantai ataupun tembok rumah warga. Selain itu juga sejumlah fasilitas umum seperti 16 unit sekolah, 15 mesjid dan 690 hektar sawah ikut terendam. "Kalau area persawahan yang masih  terendam banjir sebanyak 140 hektar dengan tinggi muka air mencapai 20 centimeter. Sudah surut sih dibandingkan sebelumnya tapi, tetap masih terendam. Kalau total kerugian mencapai Rp450. juta," katanya.

Yasin mengatakan berdasarkan laporan dari setiap desa yang terkena banjir diketahui rumah dan jiwa yang terdampak banjir yaitu Desa Cikarang sebanyak 263 jiwa dan 71 rumah, Cikalong 588 jiwa, 196 jiwa, Tegalsari 202 jiwa, 292 eumah, Tegalwaru 4,152 jiwa, 1084 rumah, Mekarmaya 2.241 jiwa,750 rumah, Cilamaya 2.336 jiwa, 705 rumah, Rawagempol Wetan 742 jiwa, 204 rumah, Sukatani 612 jiwa, 204 rumah, Rawagempol Kulon5.390 jiwa,1.546 rumah, Muara3.842 jiwa, 1.200 rumah. "Tinggal satu desa lagi yang masih terendam yaitu Tegalsari tapi itu juga sudah semakin surut kok," katanya. (FW)