Ini Dia Fakta Baru Mengenai Kasus Penganiayaan dan Perampokan -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Ini Dia Fakta Baru Mengenai Kasus Penganiayaan dan Perampokan

Friday, January 17, 2020
Karawang - Ada sejumlah fakta baru dalam kasus penganiayaan dan perampokan yang menimpa LL (26) di Hotel Pondok Ratu, Jomin, Karawang. Para pelaku sempat merekam korban yang sudah babak belur dengan kulit melepuh.

"Setelah memukuli dan membakar korban, seorang pelaku pria merekam video menggunakan ponselnya. Dia mengancam korban," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/1/2020).

Bimantoro menuturkan, menemukan tiga video yang di ponsel Rasul Raghid (25), seorang tersangka dalam kasus itu. Durasinya 32, 26 dan 13 detik. Isinya berupa rekaman korban yang sudah sangat kepayahan.

"Bilangnya ke bini pergi kerja kan. Padahal ketemu cewek di sini (hotel). Malu nggak? Enggak bakal diperpanjang masalah kan," kata seorang perekam. "Iya," jawab LL.

dalam video itu, LL terlihat kesakitan. Selain luka memar di bagian wajahnya, dari hidung dan mulut korban keluar darah. Sejumlah bagian tubuh LL nampak mengelupas karena luka bakar.

"Tujuannya, seakan mengancam korban supaya tidak memperpanjang masalah atau lapor polisi," ungkap Bimantoro.

Fakta lainnya yaitu para pelakulah yang memadamkan api yang membakar tubuh Luki. Dengan menggunakan air dari toilet kamar, mereka mengguyur tubuh Luki yang dilahap api.

Para pelaku, kata Bimantoro juga melilitkan handuk dan sprei hotel untuk memadamkan api di tubuh LL. "Bahkan tangan seorang pelaku ada yang sedikit melepuh karena terbakar," kata Bimantoro.

Rupanya, setelah basah kuyup disiram bensin, percikan api dari korek gas menjalar ke tubuh LL. "Kepala dada dan dua tangan korban luka bakar cukup parah," ungkap dia. (FW)