Heboh , Nelayan Pantai Tangkolak Temukan Lumba-Lumba Mati Dipinggir Pantai

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Heboh , Nelayan Pantai Tangkolak Temukan Lumba-Lumba Mati Dipinggir Pantai

Sunday, January 5, 2020
KARAWANG - Warga pesisir Pantai Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan  heboh setelah menemukan ikan lumba-lumba dalam keadaan mati di pinggir pantai. Ikan lumba-lumba yang oleh nelayan setempat  dikenal dengan jenis lumba-lumba gandul, diduga terseret ombak hingga sampai ke pantai. Penyebab kematian belum diketahui, namun tidak ditemukan bekas luka-luka sekitar tubuh ikan tersebut.

"Itu ikan lumba-lumba yang oleh nelayan pantai Tangkolak biasa disebut lumba-lumba gandul. Kita menemukan dipinggir pantai Minggu (6/1/2020) sekitar pukul 14.00 wib dalam keadaan sudah mati.  Dugaan kita lumba-lumba itu sudah mati ditengah laut dan kemudian terbawa ombak hingga ke pantai. Tidak ada bekas luka-luka seperti terkena jaring nelayan misalnya, jadi kami belum tahu penyebabnya," kata Rastiman (45) salah satu nelayan yang menemukan pertama kali lumba-lumba tersebut, Senin (6/1/2020).

Menurut Rastiman, panjang ikan lumba-lumba gandul setelah diukur mencapai 1,5 meter. Bersama masyarakat sekitar kemudian ikan tersebut dikubur didekat lokasi ditemukan ikan tersebut. Lumba-lumba itu segera dikubur karena bisa menimbulkan bau busuk jika dibiarkan berlama-lama di pinggir pantai," katanya.

Rastiman mengatakan, penemuan ikan lumba-lumba gandul ini merupakan pertama kali terjadi di pantai Tangkolak. Masyarakat sekitar tidak berani untuk mengkonsumsi daging ikan tersebut karena khawatir membawa penyakit. "Tidak ada yang berani makan lumba-lumba itu, apalagi tidak ditemukan bekas luka-luka. Bisa saja penyebabnya karena sakit atau memakan makanan yang mengandung racun." katanya. 

(FW)