DPR RI : Pemekaran di Karawang Perlu Kajian Lanjutan -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

DPR RI : Pemekaran di Karawang Perlu Kajian Lanjutan

Sunday, January 19, 2020
Karawang- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa menyebutkan pemekaran kabupaten/kota di Jawa Barat sangat mendesak. Pasalnya, dengan jumlah penduduk tersebesar di Indonesia, jumlah administrasi kabupaten/kota jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari data Jabarprov.co.id , jumlah penduduk Jawa Barat saat ini mencapai 46.497.175 jiwa dengan luas wilayah 35.377,76 km2.

"Untuk DOB (Daerah Otonomi Baru) Jawa Barat, memang karena kebutuhan objektif. Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tetapi jumlah kabupaten/kotanya jauh lebih sedikit hanya 27 kabupaten/kota dibandingkan Jawa Tengah yang sudah 35 kabupaten/kota dan Jawa Timur 38 kabupaten/kota," kata Saan, Minggu (19/1/2020).

Saan mengatakan alasan pemekaran dilakukan untuk memperbaiki kualitas dan percepatan pelayanan publik. Ia menilai ada beberapa wilayah kabupaten/kota yang sudah mendesak untuk dimekarkan karena alasan luas wilayah dan jumlah penduduk.

"Masukannya ini dari Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota mana saja. Tetapi ada yang memang kendesak seperti Kabupaten Bogor, lalu Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut," terang dia.

Ia berharap melalui pemekaran kabupaten/kota, kesejahteraan warga Jawa Barat akan lebih meningkat. Tidak adalagi wilayah tertinggal.

"Pemekaran harus menambah kesejahteraan," ucapnya.

Untuk target pemekaran kabupaten/kota Jawa Barat, Saan belum mengetahui pasti. Namun hal tersebut bakal dibahas oleh Komisi II DPR RI.

Ketika ditanya apakah Karawang masuk dalam rencana pemekaran, Saan mengaku belum mendengar pembahasan itu dari pemerintah provinsi. Ia menilai pemekaran di Karawang masih perlu kajian yang lebih mendalam.

"Kalau pemekaran perlu kajian yang mendalam. Jangan sampai kabupaten baru membebani kabupaten induknya," pungkasnya. (FW)