• Jelajahi

    Copyright © Karawang Channel
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    “Setannya Cuan” Siap Ramaikan Bioskop, Horor-Komedi Sarat Kritik Sosial dan Hadiah Umroh untuk Penonton Karawang

    Rabu, 04 Maret 2026
    Produser dan Pemeran Setannya Cuan Saat Gala Premiere di CGV Festive Walk Karawang. Foto: Gelar Maulana Media


    KARAWANG, Karawangchannel.com – INDUSTRI film horor Indonesia tengah berada di puncak popularitas. Di tengah dominasi teror mencekam, hadir warna berbeda lewat film komedi horor berjudul “Setannya Cuan” yang resmi diumumkan oleh rumah produksi RADEPA BLACK dan ATLAS PIXEL, Jumat (23/1/2026).


    Film yang sebelumnya dikenal dengan judul “Djoerig Salawe” ini berganti nama menjadi “Setannya Cuan”. Perubahan tersebut bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bentuk “surat cinta” kepada penonton yang tumbuh bersama tradisi horor-komedi khas Nusantara.


    Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita, dr. Robby Hilman Maulana, menjelaskan ide film ini lahir dari fenomena nyata di masyarakat.


    “Kami ingin memotret bahwa di balik keriuhan komedinya, ada potret jujur mengenai bagaimana ‘cuan’ atau uang bisa mengubah perilaku manusia hingga berurusan dengan dunia gaib,” ujar dr. Robby saat Gala Premiere di CGV Festive Walk Karawang, Rabu (3/4/2026).


    Antusiasme penonton sudah terasa saat pemutaran nonton bareng di Karawang dan sejumlah wilayah lain seperti Cikampek dan Sadang. Gemuruh tawa menjadi bukti kuat film ini diterima hangat.


    Sebagai bentuk apresiasi, pihak produksi menyiapkan hadiah paket umroh untuk satu pemenang khusus penonton di Karawang, Sadang, Cikampek, Cikarang, dan Purwakarta.


    “Ini bentuk apresiasi sekaligus nazar kami saat film ini rilis,” tuturnya.


    Disutradarai oleh Sahrul Gibran dan Jay Sukmo, film ini mengangkat fenomena obsesi angka keberuntungan atau klenik “salawe” (dua puluh lima) yang kerap dikaitkan dengan perjudian togel.


    Produser Avesina Soebli menyebut film ini ingin mengembalikan sensasi menonton horor yang “guyub”.


    “Kami ingin penonton bisa berteriak kaget, lalu sedetik kemudian tertawa bersama orang di sebelahnya. Ini hiburan yang dekat dengan keseharian dan sangat Indonesia,” katanya.


    Dalam “Setannya Cuan”, sosok setan bukan hanya sebagai peneror, tetapi metafora ambisi manusia yang ingin cepat kaya. Bahkan, menurut sang sutradara, terkadang isi dompet kosong justru lebih horor daripada penampakan di rumah angker.


    Cara mengikuti undian cukup dengan menuliskan nama dan nomor telepon di sobekan tiket film, lalu memasukkannya ke kotak undian di Toko Haji Saridin, Jalan Tuparev No. 87 Karawang Barat. Undian berlaku untuk penonton yang menyaksikan film ini pada 5–8 Maret 2026. Pengundian akan dilakukan pada 12 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di Aula Masjid Al-Ghamar, Interchange Karawang Barat.


    Film produksi RADEPA BLACK ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 5 Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan.

    Selain menjadi hiburan segar di tengah tren horor serius, film ini juga menjadi kenangan mendalam bagi almarhum komika Babe Cabita yang turut terlibat dalam proses produksinya.


    Film ini berkisah tentang dua jawara kampung, Adang dan Asep, yang bersaing memperebutkan kursi lurah sekaligus hati seorang janda muda bernama Mince.


    Setelah kalah, Adang bangkrut dan ditinggal istri, sementara Asep mendadak kaya raya dan mampu melunasi utang-utang rivalnya. Rahasia kekayaan Asep terungkap: ia dibantu dukun bernama Rojan untuk menang judi togel.


    Namun, praktik pesugihan itu membawa petaka. Kematian Asep memicu kegemparan warga. Adang yang tergoda jalan pintas justru terseret dalam lingkaran klenik yang merusak mental masyarakat. Warga pun berbondong-bondong mencari pesugihan, dari pocong hingga babi ngepet. Kisah ini memadukan komedi segar dengan kritik sosial tentang obsesi kekayaan instan.


    Film “Setannya Cuan” dibintangi sejumlah aktor dan komika ternama, antara lain Nadine Alexandra, Joe P Project, Fico Fachriza, Dimas Andrean, Anyun Cadel, Candil, Ben Kasyafani, Mongol Stres, Aming, Budi Dalton


    Dengan kombinasi horor, komedi, dan kritik sosial, “Setannya Cuan” diharapkan menjadi angin segar sekaligus hiburan alternatif yang mengajak penonton tertawa bersama di tengah suasana Ramadan. (Red)

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Update